Skip to content

Diskusi Biospeleologi di Impala Unibraw, Malang (6 Oktober 2011)

October 10, 2011

Caving di Malang Selatan

Malang, salah satu kota yang selama ini saya impikan untuk bisa dikunjungi terutama gua-gua di sana yang sama sekali belum pernah saya kunjungi.

Namun, kali ini saya tidak akan menceritakan pengalaman menyusuri gua-gua di Malang Selatan tapi akan bercerita tentang kesempatan yang berharga untuk berbagi dan berdiskusi tentang biospeleologi di Impala Unibraw.

Diskusi ini tak lepas dari bantuan dari teman-teman IMPALA UNIBRAW seperti Mas Imron Fauzi yang ditindaklanjuti dengan SMS-an dengan mba Maria dan juga Maya.

Diskusi dengan gelaran di Lobi UKM UB ini dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2011 pukul 15.00 dengan membawa dua topik yaitu Biospeleologi Indonesia yang saya sampaikan dan tidak kalah penting Kelelawar dan Gua di Indonesia yang disampaikan oleh Sigit Wiantoro.

Diskusi yang dihadiri sekitar 30 orang ini sangat berarti buat saya pribadi karena pada kesempatan itu, saya bisa berbagi tentang apa yang saya tahu dan sekaligus memperkenalkan bahwa gua-gua di Indonesia memiliki kekayaan biota gua yang luar biasa.

Selain itu, Sigit yang menyampaiakn peran penting kelelawar dan sekaligus memaparkan tentang hasil temuan kunjungan singkat di Malang merasa senang karena berkesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pikiran.

Ada beberapa pertanyaan menarik yang terlontar dari beberapa rekan yang mengikuti diskusi.

Bagaimana survival di dalam gua? Saya berpendapat, survival dalam gua lebih sulit dibandingkan di luar gua mengingat kondisi lingkungan gua yang gelap total sehingga sumber untuk bertahan hidup sangat minim. Dengan tidak adanya sumber cahaya menjadi kendala tersendiri namun dengan ketersediaan air masih memungkinkan kita untuk bisa bertahan hidup. Tapi jika kita sudah kehilangan penerangan, menurut saya akan semakin sulit dan semakin tidak mudah bagi kita untuk bertahan hidup, dengan ekstrim pun bisa dikatakan “end”. Karena dengan tidak ada penerangan semua menjadi sulit.

Namun pendapat saya ini tidak disepakati oleh Mas Muchsin, salah satu senior caving di Malang jebolan Impala Unibraw. Beliau berpendapatan tidak ada penerangan bukanlah akhir segalanya, manusia diberi akal untuk bertahan dan mencari jalan keluar sehingga bagaimanapun semua masih ada jalan keluar.

Selain itu ada pertanyaan yang cukup menggelitik yang disampaikan salah satu anggota OPA yang menyampaikan bahwa kegiatan penelurusan gua yang dilakukan oleh caver adalah salah satu kegiatan yang “merusak”, dan karena kondisi tersebut, bagaimana kita bisa meminimalkan dampak dan apa yang bisa dilakukan oleh para caver sehingga bisa memberi kontribusi pada gua.

Menanggapi pertanyaan tersebut, saya berpendapat, bahwa memang kegiatan penelusuran gua adalah kegiatan yang mengganggu lingkungan gua dan bahkan bisa merusak keseimbangan lingkungan gua.

Untuk itu, penelurusan gua seyogyangnya juga memperhatikan kelestarian lingkungan gua dan mengurangi dampak yang diakibatkan oleh kegiatan penelurusan gua. Selain itu, kegiatan yang hanya bersifat sport dan adventure sebaiknya juga diimbangi dengan kegiatan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak lain sebagai dasar pengelolaan dan pelestarian kawasan karst dan gua.

Kegiatan penelusuran gua diharapkan juga memmberi kontribusi pada kawasan dan gua yang dikunjungi dan menjadi bagian penting untuk pengumpulan data dan informasi tentang gua dan seluk beluk yang ada di dalamnya. Sekecil apapaun kontribusi kita, akan sangat penting jika kelak dibutuhkan karena adanya ancaman terhadap kawasan karst.

Komentar yang menurut saya perlu menjadi perhatian adalah komentar yang disampaikan oleh Mas Muchsin menanggapi tidak perlunya memaparkan contoh2 biota yang ditemukan di gua-gua dan cara pengkoleksian karena dikhawatirkan akan terjadi pengambilan biota yang dapat dilakukan oleh siapa saja.

Menanggapi ini, saya berpendapat, bahwa semua orang dan semua caver harus tahu apa yang gua-gua Indonesia miliki karena merupakan bagian dari menyadarkan betapa kayanya gua-gua di Indonesia namun sayangnya masih belum banyak diketahui oleh masyarakat luas.

Menyampaikan apa yang sudah ditemukan di gua-gua Indonesia adalah salah satu wujud dari tanggung jawab kegiatan penelitian yang kita lakukan di gua-gua Indonesia kepada masyarakat luas. Secara ilmiah, pertanggung jawaban kita adalah dengan mempublikasikan apa yang kita temukan ke masyarakat ilmiah. Sekian banyak fauna yang kita koleksi, hampir semuanya adalah jenis baru dan secara ilmiah telah dipertanggungjawabkan apa yang kita lakukan dengan biota-biota yang kita koleksi.

Untuk masyarakat luas khususnya caver yang ingin melakukan kegiatan koleksi, seyogyanya telah mengetahui cara-cara koleksi yang benar dan bisa mempertanggungjawabkan kegiatan pengkoleksian tersebut kepada masyarakat dan ilmu pengetahuan. Sekiranya belum bisa mempertanggungjawabkan sebaiknya etika penelurusan gua menjadi pegangan yang harus kita pegang teguh.

Kegiatan diskusi ini merupakan salah satu tujuan untuk menyebarluaskan informasi tentang kekayaan biota gua di Indonesia sekaligus bisa merangsang kegiatan ilmiah di dalam gua sehingga kita bisa berkontribusi nyata pada gua dan karst dan menjadi caver yang mampu berperan besar bagi lingkungannya.

Diskusi yang singkat yang dipandu oleh Kusmayasari ini akhirnya berakhir pukul 18.00 dari yang direncanakan pukul 17.00.

Semoga dengan banyaknya diskusi dan tukar pikiran kita bisa berperan dan memberi kontribusi pada karst dan gua setidaknya kita bisa bertanggung jawab dengan apa yang kita lakukan di dalam gua.

Tidak hanya penelusuran gua yang keluar tanpa membawa apa-apa tapi kita bisa *do something* dan bertanggungjawab!

About these ads
One Comment leave one →
  1. August 5, 2012 9:26 pm

    good job

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,277 other followers

%d bloggers like this: