Skip to content

Malang – Menyusuri gua minim oksigen di Malang Selatan (Part 1)

October 11, 2011

Persiapan jaring kabut (Foto Imron Fauzi)

Malang merupakan salah satu kota yang akhirnya bisa saya kunjungi setelah sekian lama saya berangan-angan untuk mengeksplorasi gua-gua di sana.

Akhirnya, tanggal 4 Oktober dini hari, saya meluncur ke Malang bersama Sigit WIantoro dan Hari Nugroho dari Jogja menggunakan Gajayana. Sampai di Malang sekitar jam 09.00 pagi dijemput oleh salah satu anggota IMPALA UNIBRAW, Hamid orang Bogor yang sedang kuliah di sana.

Setelah sedikit terjadi salah paham karena kita sempat tidak akan turun di Stasiun Malang, karena dipikir masih ada stasiun terakhir yaitu stasiun baru, akhirnya kami bertemu Hamid di pintur keluar.

Dengan menahan kantuk karena tidur yang kurang dan belum sempat mandi, kami meluncur ke Impala setelah sebelumnya menjemput teman nge-twit saya mas Imron Fauzi atau lazim dipanggil mas Roim.

Berkumpul di Impala

Akhirnya, kami bertiga berkumpul di Impala bertemu Maya dan Baehaqi yang akan menemani kita selama menyusuri gua di Malang tepatnya di Kecamatan Donomulya.

Setelah makan siang, dengan mobil panther yang di nakhodai mas Roim, kami meluncur ke Donomulyo setelah sebelumnya kami mampir ke Kimia Farma untuk membeli alkohol.

Kami juga menyempatkan belanja di Pasar Kepanjen untuk membeli perlengkapan yang belum terbeli seperti sepatu boot dan kaos kaki. Kami seperti caver malas untuk membawa sepatu boot bahkan hanya kaos kaki sekalipun.

Akhirnya, sore jam 16.00 kita sampai di basecamp di Dukuh Wungu Rejo dan segera membongkar perlengkapan yang masih berserakan di tackle bag. Seperti biasanya, hari pertama masuk gua adalah masa aklimatisasi dengan peralatan dan ritme.

Kami harus memadukan dulu di mana alat a dan dimana alat b dan kita akan membawa apa dan ditaruh dimana. Setelah semua selesai, kami segera bergegas untuk mencapai mulut gua sebelum senja berakhir menjadi malam.

Karena Sigit harus sudah memasang jaring kabut di depan mulut gua agar ketika kelelawar keluar dari gua bisa terkoleksi.

Memasang jaring kabut di depan mulut Gua (Foto Imron Fauzi)

Menjaring senja

Setelah menyusuri jalan setapak, akhirnya kami menuruni lembah keci untuk mencapai sungai kering. Kami menyusuri sungai kering beberapa puluh meter sampai akhirnya kita berakhir pada sebuah mulut gua dimana sungai kering tersebut berakhir.

Terletak di lembah dengan tebing yang relatif curam, gua pertama yang akan kita susuri memiliki mulut gua yang relatif lebar dengan atap gua cukup tinggi sekitar 2-3 meter.

Setelah sampai di depan mulut gua, kita mulai membongkar peralatan yang kita bawa. Sigit segera bergegas mempersiapkan jaring kabutnya.

Sedangkan Maya dibantu Baehaqi mempersiapakn SRT Set dan tali untuk memasang di pitch yang ada di dalam gua. Sementara mereka harus menunggu sampai Sigit selesai memasang jaring kabut di mulut gua agar kelelawar yang terganggu keluar dan terperangkap dalam jaring.

Setelah Sigit selesai mempersiapkan jaring dibantu saya dan Hari, Maya dan Baehaqi memasuki gua untuk memasang lintasan.

Jaring yang terpasang, tidak lama telah menghasilkan kelelawar yang terperangkap yakni kelelawar Hipposideros diadema, sejenis kelelawar pemakan serangga yang berukuran relatif besar. Tidak beberapa lama, kelelawar jenis lain juga terperangkap dalam jaring. Beberapa ekor dari beberapa jenis kelelawar pemakan serangga terperangkap dan berhasil di koleksi oleh Sigit.

Sesaat kemudian, setelah Maya selesai memasang lintasan, akhirnya saya memasuki gua dan segera turun di pitch yang tidak cukup dalam.

Cerita berikutnya bersambung….

Link:

1. Gua Siem - Kabupaten Malang

About these ads

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,277 other followers

%d bloggers like this: