Skip to content

Malang – Belajar bersama untuk fauna gua

May 4, 2012

Belajar tentang kelelawar bersama Sigit Wiantoro

Dalam kegiatan penelusuran gua, mendapatkan informasi apa saja dari gua yang kita kunjungi adalah suatu hal yang penting. Penelusuran gua tanpa melakukan pendataan sepertinya ada yang kurang.

Keberadaan karst di Indonesia yang semakin terancam akibat aktivitas manusia di Indonesia khususnya Pulau Jawa. Selain itu, minimnya data dan informasi tentang kondisi karst dan gua Indonesia juga menjadi alasan kuat mengapa pendataan gua itu penting.

Dengan pertimbangan itu, IMPALA UNIBRAW memandang perlu untuk melakukan lokakarya pengenalan Pendataan Potensi Kawasan Karst yang diselenggarakan pada tanggal 21-22 April 2012 ditindaklanjuti dengan belajar bersama di Gua Lowo bersama saya dan Sigit Wiantoro pada tanggal 23 April 2012.

Belajar

Mengenalkan bagaimana mengkoleksi fauna gua

Kami meluncur ke Gua Lowo yang merupakan salah satu gua di Desa Banjarejo Kecamatan Donomulyo.

Kami belajar bersama bagaimana mengkoleksi dan mendata tentang fauna gua seperti kelelawar dan arthropoda gua seperti jangkrik, laba-laba, kalacemeti, kepiting dan lain sebagainya.

Sigit, mengajarkan bagaimana mengkoleksi dan mengumpulkan informasi tentang kelelawar di gua. Sedangkan saya mengajarkan bagaimana mengkoleksi arthropoda dengan metode yang mudah dan cepat.

Dari belajar pendataan ini, teman-teman IMPALA akan melakukan eksplorasi di Karst Malang Selatan yang akan dilakukan pada tahun ini.

Pemetaan

Selain pendataan fauna, ada tim lain yang belajar tentang pemetaan gua yang didampingi oleh Sunu Widjanarko pakar pemetaan gua di Indonesia.

Semoga, upaya teman-teman IMPALA dapat menular ke kelompok pecinta alam lain untuk semaksimal mungkin melakukan pendataan gua sebelum karst dan gua di Indonesia terganggu oleh aktivitas manusia yang semakin berat menekan kawasan karst.

*CR*

berkeringat bersama akan memudahkan kita untuk melakukan pendataan gua

pendataan fauna gua itu tidak mudah, tapi harus dilakukan

Belajar memasang jaring kabut

Berkumpul dulu sebelum belajar

About these ads
3 Comments leave one →
  1. May 15, 2012 12:33 am

    ditunggu kedatangannya ke IMPALA lagi Mas Cahyo dan Mas Sigit, ilmu yang aku dapet kemaren belum banyak .. Aku juga belum sempet eksplore sama mas-masnya.

  2. July 8, 2012 7:58 am

    mau tny,..
    fauna gua itu apa aja yang edible dan bisa dibudidayakan ya?

    • July 17, 2012 1:17 pm

      sementara yang banyak dikenal ya sarang burung walet dan beberapa jenis kelelawar.
      Namun, pemanfaatan yang ada perlu jg memperhatikan kelangsungan populasi fauna gua…

      mungkin kelelawar bisa dicoba untuk dibudidayakan …. who knows..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,610 other followers

%d bloggers like this: