Skip to content

Opinion

Taksonomi dan Ke(tidak)mampuan Indonesia

Media Indonesia, 7 Oktober 2010

Indonesia dikenal sebagai negara “mega-biodiversity” terdiri dari berbagai tipe  ekosistem dari kedalaman dasar laut sampai puncak gunung. Namun, alangkah ironisnya jika kekayaan biodiversitas didalamnya belum dapat diungkap karena minimnya jumlah tenaga ahli, yakni taksonom.

Kepala Puslit Biologi LIPI menyatakan, saat ini baru sekitar 20% dari total kekayaan flora fauna yang sudah diungkap. Dan untuk kelompok fauna yang kecil seperti serangga, baru 1% yang sudah berhasil diungkap. Hal ini disebabkan minimnya jumlah taksonom di Indonesia. Selain itu, sangat ironis ketika orang asing berbondong-bondong datang ke Indonesia untuk mengungkap biodiversitas di kedalaman laut, hutan, maupun kegelapan gua. Sedangkan kita, cukup puas menjadi penonton dan bertepuk tangan ketika berbagai temuan jenis baru diungkap dan dipaparkan oleh peneliti asing di berbagai media.

Selanjutnya dapat dibaca disini

Atau untuk versi cetak di sini

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,276 other followers

%d bloggers like this: