Skip to content

Gua Saripa yang nasibnya semakin mengenaskan

April 30, 2007

The entrance of Gua Saripa

Bagi para penelusur gua dan pemanjat tebing di kota Makassar, Gua Saripa merupakan gua yang tidak asing lagi. Begitu juga bagi para peneliti keanekaragaman fauna gua, Gua Saripa merupakan salah satu gua di Maros yang mempunyai kekayaan variasi habitat paling tinggi dan sekaligus mempunyai kekayaan fauna gua yang paling tinggi pula.

Gua Saripa yang letaknya sangat dekat dengan jalan poros Makassar-bone semakin memudahkan akses untuk mencapai gua tersebut. Gua yang mempunyai mulut gua cukup besar ini mempunyai lorong yang sangat rumit dan berliku-liku dengan panjang sekitar 1500m. Di beberapa tempat lorong gua berakhir dengan sebuah danau ataupun genangan air yang sudah tidak memungkinkan untuk ditelusuri lagi. Sebaliknya lorong-lorong yang berliku ini juga mempunyai ornamen-ornamen gua yang sangat indah dengan kristal kalsit yang memancarkan cahaya berkilauan. Beberapa lorong didominasi oleh lumpur yang tebal dan juga bongkahan-bongkahan batu yang tajam. Di beberapa tempat ditemukan kolam-kolam yang dihuni oleh berbagai jenis fauna akuatik. Lorong gua yang bertingkat-tingkat ini semakin menambah daya tarik bagi para penggemar penelusuran gua dan sekaligus menjadi ancaman bagi kelestarian keseimbangan ekosistem di dalamnya.

Beberapa dampak yang sangat mudah ditemui adalah semakin banyaknya coretan-coretan di dalam gua menggunakan cat semprot di dinding gua di ruangan yang besar setelah beberapa meter dari dalam gua. Berbagai coretan dari lumpur, cat maupun arang untuk penerangan semakin menambah lengkap vandalisme di Gua Saripa.

Belum lagi beberapa ornamen yang rusak karena ada tangan-tangan jahil yang entah sengaja atau tidak memotong stalagtit yang menggantung di atap gua. Ditambah lagi sampah-sampah non-organik seperti sisa batu baterai, bungkus makanan atau bahkan lilin begitu mudah ditemukan di lorong-lorong gua.

Hal ini tentu saja mengancam keberadaan fauna gua yang sangat rentan sekali terhadap gangguan. Sebagai dampak tingginya aktivitas penelusuran di Gua saripa, terlihat dengan menurunnya populasi udang khas gua dan planaria di kolam-kolam air. Populasi udang tersebut sangat kecil jika dibandingkan pada penelitian tahun 2001, 2002 dan 2003. pada waktu itu, begitu mudah kita dapat melihat udang yang berenang di kolam-kolam, namun sekarang, mungkin hanya 2 atau 3 udang yang mudah ditemui.

Selain itu fauna darat yang sangat tergantung dengan lingkungan yang spesifik, keberadaanya juga semakin terancam. Seperti kaki seribu khas Gua Saripa yang hanya ditemukan di lorong yang berlumpur dan sangat minim sumber makanan. Selain itu kumbang gua yang mempunyai habitat spesifik di bawah batang kayu lapuk juga mengalami kondisi yang sama. Dimana habitat mereka tidak lagi nyaman untuk dihuni.

Dengan pertimbangan tingginya kekayaan fauna gua dan sekaligus keunikan yang dimiliki Gua Saripa, sudah selayaknya pemerintah setempat mempunyai kebijakan pengelolaan yang berwawasan ke depan. Dimana gua dapat dimanfaatkan namun juga kelestarian gua dan ekosistemnya tetap dapat dipertahankan. Gua saripa sebagai tujuan wisata terbatas atau sebagai Laboratorium Ekosistem Gua dapat dijadikan sebagai satu model percontohan pengelolaan gua yang berbasis pada keanekaragaman habitat dan fauna.

Semoga para “penelusur gua” yang menjadikan Gua Saripa sebagai tempat berlatih dan berkegiatan dapat memegang tegus etika penelusuran gua yang sudah selayaknya dihayati di dalam setiap kegiatan penelusuran gua. Namun jika hanya orang-orang yang “iseng” dan tidak mempunyai tujuan jelas untuk berkegiatan di Gua Saripa, hendaknya mempertimbangkan lebih jauh agar kelestarian Gua saripa tetap terjaga.

Jangan ambil sesuatu kecuali gambar

 

 

 

Jangan bunuh sesuatu kecuali waktu

 

 

 

Jangan tinggalkan sesuatu kecuali jejak kaki

 

 

 

 

Oleh;

 

Cahyo Rahmadi

 

Bidang Zoologi, Puslit Biologi LIPI

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: