Skip to content

Opiliones 3: Pangaea – tanah leluhur trah cyphos

March 24, 2010

Stylocellus

Pada dongeng sebelumnya diceritakan bagaimana trah cyphos khususnya keluarga Stylo dan Siro mengembara sampai tempat di mana saat ini berada. Saat ini saya mencoba berbagi ketika Pangaea kemudian tercerai berai menjadi Gondwana dan Laurasia kemudian Gondwana tercerai berai menjadi benua-benua yang ada saat ini. Konon, trah Cyphos telah menghuni benua raksasa Pangaea jauh sebelum benua tersebut tercerai berai menjadi seperti saat ini.

Dongeng yang akan saya ceritakan, merupakan dongeng yang lebih banyak menerjemahkan dan menyarikan sebuah artikel yang cukup menarik untuk dibagi karena menjelaskan bagaimana bumi yang saat ini kita pijak bergeser satu sama lain hingga membentuk daratan yang ada saat ini sebagai hasil rekrontruksi berdasarkan studi kekerabatan diantara keluarga trah Cyphos.

Adalah Sarah Boyer dan kawan-kawan yang berasal Harvard University yang mencoba melacak kembali bagaimana daratan yang saat ini ada menggunakan satu kelompok hewan kecil yang dikenal dengan Cyphophthalmi Bangsa Opiliones.

Dalam artikel yang diterbitkan di Journal of Biogeography (2007) yang berjudul “Biogeography of the world: a case study from cyphophthalmid Opiliones, a globally distributed group of arachnids” mereka menceritakan sejarah kedekatan masing-masing keluarga.

Mengenal Trah Cyphos

Trah Cyphos merupakan anggota Arachnida atau secara gampang kelompok ‘laba-laba’ meskipun sebenarnya jauh bila dibandingkan dengan laba-laba sebenarnya.

Arachnida merupakan salah satu kelompok hewan yang pertama kali menghuni daratan sepanjang Siluro-Devonian sekitar 440-360 juta tahun yang lalu dimana ketika daratan yang ada saat ini kecuali Asia Timur dan Siberia membentuk benua raksasa yang disebut Pangaea.

Kelompok Opiliones atau kalau dalam bahasa Inggris disebut dengan ‘harvestman‘  merupakan salah satu kelompok Arachnida yang paling awal, dimana trah Cyphos menjadi kelompok yang paling tua dalam bangsa Opiliones. Kerabat terdekat trah Cyphos konon ditemukan dalam bentuk fosis di “Devonian Rhynie” yang berumur sekitar 400 juta tahun.

Trah cyphos diduga terdistribusi secara luas di benua raksasa Pangaea dimana fase awal diversifikasi menjadi turunan utama yang diketahui saat ini. Sejak saat itu sejarah perkembangan evolusioner trah Cyphos lebih desebabkan oleh “vicariance” kecuali satu kejadian dimana penyebaran menggunakan “trans-oceanic dispersal” atau ‘pelayaran antar benua” seperti yang saya ungkapkan dalam dongeng Opiliones 2.

Trah Cyphos umumnya menghuni daerah hutan hujan tropis sampai temperate di hampir semua belahan bumi, kecuali pulau-pulau samudra, termasuk hampir semua “terrestrial biodiversity hot-spot’.

Trah Cyphos dibedakan menjadi enam keluarga berdasarkan Pinto da-Rocha dkk (2007) dimana masing-masing keluarga mempunyai sebaran yang terbatas dan khas di kawasan biogeografis.

Sebaran keluarga trah Cyphos

Keluarga Pettal merupakan salah satu keluarga yang menghuni kawasan temperate Gondwana seperti Australia, Madagaskar, Selandia Baru, Afrika Selatan, bagian selatan Amerika Selatan dan Srilanka.

Sedangkan keluarga Siro menghuni kawasan yang sebelumnya dikenal dengan pecahan Pangaea yang mengarah ke utara yaitu Laurasia.  Anggota keluarga Siro tersebar di Eropa, Jepang dan amerika bagian utara.

Keluarga Neog, ditemukan di FLorida, kawasan tropis Amerika Selatan dan kawasan tropis Afrika Barat yang sebelumnya merupakan kawasan tropis Gondwana.

Keluarga Stylo seperti dalam dongeng sebelumnya, menghuni kawasan Asia Tenggara dan tersebar di pulau-pulau Nusantara dari Sumatra sampai kepala burung Papua.

Sedangkan Keluarga Troglo dan Ogov yang hanya mempunyai satu marga hanya ditemukan di New Caledonia dan Afrika bagian barat.

Trah Cyphos dikenal mempunyai pusat-pusat penyebaran di kawasan-kawasan yang terpencil seperti di Balkan, Selandia Baru, dan Sumatra.

Untuk selanjutnya, bagaimana keluarga anggota trah Cyphos menyebar di tempatnya masing-masing akan di ceritakan dalam dongeng berikutnya.#CR#

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: