Skip to content

Si umur panjang yang tidak pernah tua

September 6, 2010

Beberapa bulan lalu tepatnya July 2010, salah satu artikel yang terbit di Biology Letters” telah mengguncang dunia karena diyakini akan merevolusi pandangan tentang ilmu penuaan.

Temuan ini nampaknya akan menentang segala macam prediksi yang selama ini ditawarkan oleh teori-teori penuaan. Selama ini diyakini, bahwa umur panjang dari Proteus disebabkan oleh ukuran tubuh yang besar, tidak ada predator, lambatnya laju metabolisme dan diperkirakan karena karena hasil metabolisme menyebabkan kerusakan pada organisme yang diperbaharui terus menerus sepanjang hidupnya.

Namun nampaknya hasil mengejutkan ditemukan dimana Proteus mempunyai laju metabolisme normal yang sama dengan amfibi lain dan tidak mempunyai mekanisme memperbaiki kerusakan karena hasil metabolisme. Sehingga rahasia umur panjang dari Proteus masih tetap menjadi misteri.

Nampaknya fisiologi menjadi faktor penting  dari penuaan. Sekiranya dari sini bisa diungkap faktor yang menyebabkan penuaan, mungkin peneliti juga bisa memulai mencari cara bagaimana mencegah atau menunda penuaan. Sepertinya, para ilmuwan sudah selangkah lebih dekat untuk  membuka kunci atau ’unlocking’ rahasia hidup abadi.

Berikut gambaran ringkas dari jenis Proteus anguinus

Proteus anguinus di Laboratorium Bawah tanah di Kranj, dekat Ljubljana, Slovenia

Proteus anguinus Laurenti, 1768

Nama umum: Olm, Proteus

Taksonomi: Jenis ini termasuk dalam Kelas Chordata, Bangsa Caudata dan Suku Proteidae.  Berdasarkan status taksonomi saat ini, hampur semua populasi masuk dalam anak jenis Proteus anguinus anguinus. Jenis ini mempunyi tubuh berwarna putih polos sedangkan satu anak jenis yang ditemukan di Slovenia, meskipun secara genetik sama, tapi mempunyai corak warna yaitu Proteus anguinus parkelj.

Status lindungan: Masuk dalam kategori *Vulnerable* dalam IUCN Red List of Threatened Species

Habitat: Jenis ini mempunyai habitat khas di perairan sungai bawah tanah di dalam gua yang banyak ditemukan di limestone maupun batuan dolomit. Hidupnya di dalam air terus menerus dan terkadang di temukan di sekitar mulut gua. Mereka hidup di air dengan temperatur antara 5ºC sampai 15ºC.

Sebaran: Jangkauan sebaran Proteus hanya terbatas di perairan bawah tanah di kawasan Karst Dinaric Alp yang memanjnag dari Slovenia di sebelah timur laut Italia sampai di kawasan pantai Croatia dan beberapa kawasan karst di Bosnia and Herzegovina.

Sebaran mencakup kawasan Eropa tengah seperti Slovenia, Bosnia and Herzegovina, Italy dan Croatia. Keberadaan di Montenegro dan Serbia masih belum jelas.

Karakteristik: Proteus merupakan jenis fauna gua dengan tulang belakang yang dikenal di kawasan Eropa pertama kali tahun 1768. Jenis yang tidak bermata dan berwaran putih polos ini mampu bertahan hidup sampai rata-rata 68.5 tahun dan beberapa bahkan mampu hidup sampai 100 tahun. Berdasarkan studi terakhir di Laboratorium bawah tanah Moulis, Perancis – satu-satunya laboratorium yang berhasil mengembangbiangkan proteus sebanyak 400 individu sejak 1958 – diketahui rata-rata hidup maksimal dalam penangkaran adalah 70 tahun.

Bersama Gregor Aljancic, salah satu orang yang meneliti Proteus di laboratorium bawah tanah di Kranj, Slovenia

Keragaman: Proteus anguinus merupakan satu-satunya jenis dari marga Proteus yang dikenal di dunia meskipun ada dua anak jenis yang saat ini dikenal yang berasal dari Slovenia. Namun status taksonomi di tingkat anak jenis masih diperdebatkan karena berdasarkan analisis molekuler keduanya tidak mempunyai perbedaan meskipun secara morfologi dan pilihan tempat hidup sangat berbeda.

Kelimpahan: Kelimpahan jenis saat ini tidak banyak diketahui. Namun berdasarkan pengamatan dikhawatirkan jumlah populasi nya banyak menurun terutama di Postojna (Slovenia) dan Goriza (Italia).

Penangkaran: Saat ini diketahui ada tiga laboratorium yang menyimpan Proteus dalam habitat buatan, satu di Laboratorim Bawah Tanah Moulis, Laboratorium Kranj dan di salah satu eksebisi di Gua Postojna, Postojna-Slovenia.

Acuan:
1. Corti 2008. Proteus anguinus. In: IUCN 2010. IUCN Red List of Threatened Species. Version 2010.3. <www.iucnredlist.org>. Downloaded on03 September 2010.
2. http://royalsociety.org/Cave-salamander-sheds-light-on-ageing/

3. The olm: the blind cave salamanders that lives to 100

artikel serupa dapat di baca juga di BLOG LIPI

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: