Skip to content

Udang-udangan air tawar terbaru dari Karst Maros, Sulawesi

September 14, 2010

From: Record of the Western Australian Museum

Satu jenis baru yang terlewat saya laporkan telah dipublikasi di jurnal “Record of the Western Australian Museum” nomer 24 pada tahun 2008. Jenis yang dideskripsi oleh Roger N. Bamber dari Natural History Museum, London ini ditemukan di salah satu gua di daerah Pangkajene tepatnya di Gua Dedeleang.

Udang ini pertama kali ditemukan oleh Dr. Louis Deharveng sekitar tahun 2005 ketika saya bersama beliau dan tim lain melakukan eksplorasi di beberapa gua di daerah Maros. Kemudian, pada tahun 2007 tim yang lebih besar dan tergabung dalam ekspedisi Zoologi yang mengambil lokasi di Maros, Sulawesi Selatan dan Muna, Sulawesi Tenggara diorganisir oleh Louis Deharveng bekerjasama dengan saya dan Dr. Yayuk R. Suhardjono.

Di dalam tim terlibat peneliti dari berbagai negara seperti Dr. Damia Jaume dari Spanyol dan Prof. Dr. Geoff. Boxshall dari London, Inggris yang berkolaborasi dengan peneliti udang dari Museum Zoologicum Bogoriense, Dr. Daisy Wowor.

Jenis baru

Jenis baru yang ditemukan di Gua Dedeleang, Pangkajene ini merupakan salah satu dari tiga jenis yand dikenal dari anggota marga Pseudohalmyrapseudes anggota suku Parapseudidae dan bangsa Tanaidacea kelas Crustacea.

Jenis yang diberi nama Pseudohalmyrapseudes linnaei Bamber 2008, yang berasal dari nama Carolus Linnaeus yang pada saat itu dalam rangka memperingati hari kelahiran beliau sekaligus memperingati 250 tahun terbitnya buku monumental “Systema Naturae

Habitat

Jenis baru ini ditemukan dalam lorong gua yang mempunyai substrat berlumpur dimana di tengahnya terdapat parit kecil yang mengalir air tawar. Udang ini ditemukan di dalam parit ini dengan substrat dasar yang berlumpur.

Sebaran

Dalam marga Pseudohalmyrapseudes yang dikenal dengan tiga jenis yang tersebar di Australasia. Selain jeni Pseudohalmyrapseudes linnaei dari Maros, Sulawesi Selatan, jenis Pseudohalmyrapseudes aquadulcis yang ditemukan disekitar Darwin, Australia bagian utara yang terpisah dengan jenis dari Sulawesi oleh bentangan Laut Timor. Sedangkan jenis ketiga Pseudohalmyrapseudes mussauensis ditemukan di Pulau Bischmark di daerah Melanesia sebelah timur New Guinea.

Ketiga jenis tersebut terpisah satu sama lain secara reproduksi karena dipisahkan oleh bentangan laut yang asin. Selain itu, ketiga jenis tersebut ditemukan dan terbatas sebarannya di perairan air tawar di tiga lokasi yang sangat berjauhan satu sama lain.

Bentang alam di sekitar lokasi Gua Dedeleang, yang menawarkan pesona Hutan batu dapat dilihat disini.

Referensi:

Bamber, R.N. 2008. A new species of the freshwater tanaidacean genus Pseudohalmyrapseudes (Crustacea: Tanaidacea: Parapseudidae) from Sulawesi. Rec. Western Australian Museum 24: 421-428

Tulisan ini juga bisa dibaca di: Blog LIPI

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: