Skip to content

Keluar dari perut bumi

October 13, 2010

From Telegraph

Saat ini, sudah enam penambang yang terjebak lebih dari dua bulan di salah satu tambang di San Jose, Chile berhasil diangkat ke muka bumi. Penambang yang terjebak sebanyak 33 orang satu persatu telah diangkat menggunakan “kapsul” bertuliskan “Fenix 2” yang memakan waktu sekitar 15 menit untuk setiap kali proses pengangkatan.

Proses pengangkatan ini sendiri ditunggui langsung oleh Presiden Chile, Sebastian Pinera, yang begitu nyata memberikan perhatian terhadap semua proses penyelamatan 33 orang yang terjeba. Setiap penambang yang berhasil keluar dari kapsul, disambut haru begitu mereka keluar dari kapsul.

Benar-benar penyelamatan yang dramatis dimana orang yang terjebak selama dua bulan lebih berhasil dikeluarkan dari perut bumi yang telah menjebak mereka tanpa mengetahui kapan siang kapan malam.

Foto-foto penyelamatan dapat dilihat disini dan tayangan live disini

Cave-like environment

Lubang penambangan yang runtuh pada tanggal 5 Agustus 2010 ini telah menjadi tempat hidup bagi mereka selama ini. Mereka disuplai makanan dan berkomunikasi melalui lubang bor yang telah memungkinkan mereka bertahan hidup.

Dapat dibayangkan selama dua bulan mereka terperangkap dalam lingkungan yang tidak mengenal siang malam, udara terbatas, suhu udara yang panas, kelembaban yang tinggi dan makanan yang terbatas. Sebuah gambaran lingkungan seperti gua yang mereka harus tinggali selama dua bulan.

Kebanggaan dan keharuan

Ada begitu banyak kebanggaan bagi warga Chile dan itu nampak jelas digambarkan oelh Presiden Chile ketikapenambang satu-persatu keluar dari kapsul. Tanpa jarak, presiden memeluk penambang yang telah berhasil keluar. Penambang kedua, Mario Sepulveda, yang berhasil keluar, mengungkapkan ekspresinya dengan berteriak-teriak penuh kebahagiaan ketika kapsul mendekatai permukaan.

Sampai diluar, kebahagiaan itu semakin jelas dia memeluk satu-satu tim yang ada, istri, presiden dan semua orang yang ada di sana. Dia pun tidak lupa berbagi, dia membawakan “oleh-oleh” bongkahan batu dari dalam tambang yang diberikan kepada beberapa orang termasuk presiden Chile.

Selain itu, dari sorotan 2000 jurnalis manca negara, siaran langsung oleh berbagai stasium TV internasional memberikan gambaran jelas sebuah keberhasilan dan kebanggan bangsa dan Negara Chile. Bendera dan tulisan Chile begitu mencolok di sana-saini. Di kapsul, tertulis jelas CHILE dan FENIX 2 dengan latar belakang warna yang khas bendera Chile.

Sementara di luar, bendera Chile berukuran raksasa pun di bentangkan sehingga begitu nampak memenushi sebagian daerah lokasi penarikan. Sedangkan di dalam “perut bumi”, di lubang tembus dengan diameter tak lebih dari 50cm ini nampak bendera Chile juga. Gambar bintang dengan latar belakang biru pun mengingatkan mainan TAMIYA.

Para penambang nampak membuka baju dan beberapa nampak mengambil gambar. Sementar, tim penyelamat yang turun juga nampak memberikan bantuan teknis sebelum mereka memasuki kapsul untuk diangkat keluar.

Keberhasilan

Keberhasilan upaya penyelamatan ini, tidak lepas dari kerjasama berbagai pihak. Kapsul yang konon dibuat oleh Angkatan Laut Chile ini menunjukkan bagaimana bangsa Chile bahu-membahu untuk menyelamatkan nyawa 33 orang penambang.

Larutan dengan kalori tinggi pun disuplai oleh NASA untuk mencegah penambang yang diangkat mengalami, mual pusing dan muntah selama 15 menit di dalam kapsul.

Keberhasilan ini juga telah menjadi tonggak sejarah, penyelamatan musibah ditambang. Keberhasilan mengevakuasi 33 penambagn merupakan catatan sejarah yang mengharumkan nama Chile.

Sebelumnya diramalkan, proses pengangkatan bisa memakan waktu berbulan-bulan, namun dengan keberhasilan menyelesaikan “jalan keluar” masalah ini selama dua bulan adalah prestasi tersendiri.

Kecelakan gua

Ini juga menjadi pelajaran buat para penelusur gua yang juga beresiko mengalami kecelakaan akibat atap gua yang runtuh maupun terjebak di dalam banjir.

Namun, dengan minimnya data dan informasi gua-gua yang ada di Indonesia dengan data pemetaan yang akurat membuat proses penyelamatan menjadi sangat tidak mudah karena tidak adanya data yang mempunyai akurasi tinggi khususnya pemetaan.

Sementara, sumber daya manusia untuk penyelamatan kecelakaan gua juga belum terkelola dengan baik. Sumber daya manusia yang sangat mumpuni belum diakomodasi dalam badan SAR yang setiap saat bisa dimanfaatkan untuk upaya penyelamatan di kecelakaan gua maupun tambang seperti yang pernah terjadi di salah satu tambang milik ANEKA TAMBANG di daerah Bogor.

Indonesia belajar

Kerjasama semua pihak inilah yang perlu kita, bangsa Indonesia, contoh. Kerjasama semua pihak untuk membantu mencari jalan keluar mengatasi musibah. Ini yang mungkin belum ditemukan di Indonesia. Setiap kali ada bencana, berbagai pihak sibuk membela diri dan mencari pembenaran dan cenderung sibuk mencari kambing hitam.

Energi kita habis untuk saling tuduh siapa yang bersalah tapi tidak mencari bagaimana mencari solusi untuk mengatasi masalah dan menyelesaikan masalah.

Dalam wawancara di Metro TV di Metro Siang (13/10), salah satu ahli Bencana Migas ITB mengungkapkan bahwa bangsa Indonesia kurang “willingness” untuk mencari solusi terhadap permasalah maupun musibah seperti Lumpur Lapindo.

Tidak adanya willingnes ini menyebabkan permasalahan tidak pernah selesai dan diselesaikan. Semua pihak saling salah menyalahkan dan tidak mau terbuka satu sama lain untuk berdiskusi.

Orang cerdik pandai yang banyak bertebaran di lembaga penelitian maupun universitas terasa diabaikan dan tidak pernah didengar masukannya untuk menyelesaikan permaslahan bangsa.

Berbagai elemen asyik bertengkar hingga energi negatif  merasuki seluruh pelosok negeri dengan banyaknya kekerasan, kerusuhan dan bencana alam.

Kita harus belajar dari Chile.

Advertisements
2 Comments leave one →
  1. October 13, 2010 6:26 pm

    mantabb mas..!!!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: