Skip to content

Belajar dari perut bumi Chile

October 14, 2010

From CNN

Hampir selama 22 jam, mata dunia tertuju ke San Jose, Chile dimana proses penyelamatan 33 penambang yang terjebak berlangsung begitu dramatis.

Presiden Chile meluangkan waktunya meskipun harus kurang tidur hanya untuk bisa langsung menyaksikan dan memeluk para penambang yang keluar satu persatu dari kapsul Phoenix 2 kebanggaan Chile.

Tak tanggung-tanggung, Presiden Bolivia juga menyempatkan berkunjung dan menyaksikan proses penyelamatan karena salah satu warganya ikut terjebak selama 69 hari di lokasi tambang.

Ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari Chile, perkiraan mereka untuk bisa mengeluarkan dari tambang sekitar empat bulan, ternyata dua bulan mereka sudah bisa keluar dari perut bumi.

Sedangkan proses penyelamatan sendiri yang diperkirakan berlangsung sekitar 36 jam dapat dipercepat hingga hanya 22 jam saja. Sebuah prestasi yang sangat menakjubkan.

Semua mata tertuju ke Chile selama 24 jam terakhir (14/10 waktu JP), Presiden Pinera benar-benar menjadi “pemimpin” yang terus-menerus menjadi bagian dari proses penyelamatan.

Penyelamatan yang lebih cepat dari perkiraan ini tentu saja menjadi sebuah prestasi tersendiri.

Kecelakaan dan musibah bisa terjadi dimana saja, di Indonesia musibah dan kecelakaan sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Kita harus selalu siap menghadapi musibah dan kecelakaan, namun apa yang bisa ditarik menjadi pelajaran dari musibah di Chile adalah, bagaimana semua pihak bahu-membahu tanpa jarak dengan hanya satu tujuan yaitu KEMANUSIAN.

Peran, ilmu pengetahuan pun begitu besar dimanfaatkan, sehingga menjadi sebuah keberhasilan yang menjadikan Chile menjadi catatan sejarah dunia dan menjadi inspirasi dunia.

Tidak hanya itu, peran kepemimpinan yang tanpa jarak presiden Pinera telah menjadi ‘encouragement’ tersendiri bagi semua pihak selama proses penyelamatan dari awal kejadian di bulan Agustus sampai hari ini.

Contoh kepemimpinan inilah yang perlu dicontoh, kepemimpinan tanpa batas dan tanpa jarak hingga akhirnya semua proses berjalan dengan lancar dan sukses lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Mari Belajar…saya yakin, bangsa ini masih banyak orang seperti “Presiden Pinera”, namun mereka dibelenggu dan dikubur oleh simbol2 partai karbitan yang picik dan culas, dibelenggu oleh birokrasi yang kolot.

Bangsa ini bisa besar, kalau mempunyai pemimpin yang inspiratif dan mampu menjadi bagian dari “encouragement” kemajuan bangsa.

“willingness” harus dimiliki semua pihak untuk menyelesaikan persoalan bangsa dan menghadapi bencana yang mengintai setiap saat.

Kebesaran Tuhan ada dimana saja, dimana manusia mau berusaha.

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: