Skip to content

Kalajengking gua dan karakter morfologinya

June 29, 2011

Gua, merupakan salah satu ekosistem di muka bumi yang memiliki kehidupan biota yang sangat unik. Salah satu fenomena yang menarik adalah adaptasi biota di lingkungan gua yang sangat “ekstrim” seperti kondisi gelap total yang abadi, makanan yang minim, kelembaban yang sangat tinggi, dan kondisi temperatur yang relatif stabil sepanjang masa.

Dengan kondisi tersebut, gua menjadi salah satu ekosistem yang menarik  untuk mempelajari fenomena evolusi yang terjadi pada biota yang hidup di dalam gua.

Ada artikel menarik yang ditulis oleh Prendini dan kawan-kawan dari American Museum of Natural History yang terbit di salah satu jurnal ternama Cladistic volume 26 tahun 2010 dengan judul ” Troglomorphism, trichobothriataxy and typhlochactid phylogeny (Scorpiones, Chactoidea): more evidence that troglobitism is not an evolutionary dead-end”.

Kalajengking gua

Dalam artikelnya, kalajengking yang telah teradaptasi dalam kondisi gua dapat ditunjukkan dengan beberapa karakter morfologi yang menunjukkan tingkat adaptasi pada lingkungan gua.

Beberapa karakter troglomorfik dalam kalajengking meliputi:

  1. tidak bermata,
  2. hilang atau mereduksinya mata tengah atau mata samping,
  3. hilangnya pigmen,
  4. mereduksinya sklerotisasi dan “carination”,
  5. tungkai-tungkai yang berbentuk seperti antena khususnya pada kaki dan capit,
  6. hilangnya tonjolan atau spinules di kaki,
  7. hilangnya pectinal fulcra,
  8. menyatunya pectina lamella,
  9. berkurangnya jumlah gigi pectinal,
  10. membesarnya ‘telson’.

Menurut Prendini dkk., troglomorfisme juga dapat ditemukan di kelompok biota yang hidup di dalam tanah “endogean” (humicolous) begitu juga yang hidup di dalam gua “hypogean” (troglobitic).

Namun demikian tidak serta merta kalajengking yang mempunyai fenomena trogolobitisme selalu ditemukan hidup di dalam gua (cavernicolous). Ada 37 jenis kalajengking dari 23 marga di 12 suku menunjukkan tingkat troglomorfisme yang tersebar di seluruh dunia. Namun dari semua jenis tersebut, hanya 23 jenis dari 16 marga di 10 suku yang nyata-nyata sebagai jenis troglobit.

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: