Skip to content

#Biotagua – apa perlu tahu ?

November 1, 2013

Sebenarnya ini hanya sekedar membunuh rasa ingin tahu, bagaimana sebenarnya teman-teman yang melakukan kegiatan penelusuran gua melihat apa yang ada di dalamnya.

Banyak aspek yang sebenarnya bisa dilihat, digali dan didokumentasikan dan pada akhirnya hal ini semua dapat menjadi kontribusi untuk kawasan karst dan isinya.

Salah satu bagian yang menarik buat saya adalah biota gua, yang mungkin hanya segelintir orang yang memperhatikan apalagi mendokumentasikan.

Selama dua hari pada tanggal 24-25 Oktober 2013, melalui akun twitter @kabarpetualang setelah berdiskusi dengan adminnya muncul quiz tentang biota gua. Sederhana saja, yang punya foto biota gua silakan mention @kabarpetualang dan @crahmadi dengan tagar #Biotagua –

Beberapa foto masuk di Mention twitter saya, beberapa hanya muncul di @kabarpetualang dan tagar #Biotagua, kesan saya hanya satu, ternyata tidak banyak yang berpartisipasi di quiz ini.

Akhirnya, untuk foto yang di share tapi tidak mention saya sesuai aturan dari admin @kabarpetualang terkena diskualifikasi, meskipun menurut saya sangat bagus dan menarik.

Sedangkan yang masuk beberapa foto cukup bagus dan variatif meskipun secara fotografi masih jauh. Namun saya tidak bertumpu pada sisi “fotografi” tapi pada kemauan mendokumentasikan.

Karena, dokumentasi itulah yang menurut saya saat ini penting.

Dengan dokumentasi, ada banyak informasi yang bisa menjadi bahan untuk mendukung upaya penyelamatan karst dan gua.

Dengan dokumentasi berarti ada informasi dan bahkan ada data yang bermanfaat.

Inilah poin penting yang saya ingin gali dari follower @kabarpetualang. Bagaimana mereka menganggap penting untuk tahu dan mendokumentasikan.

Sebagian ada yang beralasan bukan bidangnya, jadi tidak bisa mendalami biospeleologi.

Seperti yang muncul dari twit reply ini;

Intinya buat saya sebenarnya bukan itu, identifikasi itu tidak harus kita semua bisa karena mustahil semua caver harus bisa identifikasi biota gua.

Tapi yang terpenting adalah dokumentasi, proses identifikasi foto adalah domain ahlinya meskipun tidak semua mudah untuk diidentifikasi dari foto. Tapi setidaknya ada informasi awal yang bisa digunakan untuk kegiatan mendatang.

Contoh sepele, saya pernah lihat acara di salah satu TV swasta beberapa tahun lalu, dalam beberapa detik muncul kepiting berlari. Saya amati cara berlari kepiting ini seperti yang ada di Gunungsewu, tapi adegan itu jelas-jelas bukan di gua di Gunungsewu.

Saya yakin itu adalah kepiting Sesarmoides seperti yang ada di Gunungkidul yang saat ini masuk di Marga Karstarma. Setelah situ, saya berkomitmen harus punya kesempatan untuk ke sana yaitu Malang Selatan.

Akhirnya saya ke Malang Selatan, dan memang benar itu adalah kepiting dari marga yang sama seperti yang di Gunungkidul dan sudah confirm itu adalah jenis baru.

Inilah yang menjadi poin penting mengapa dokumentasi itu penting.

Hasil Akhir

Bagaimanapun, mulailah untuk mendokumentasikan apa yang ada di dalam gua khususnya biota gua. Karena kita tidak pernah tahu foto itu akan bermanfaat untuk siapa.

Inilah foto-foto yang terpilih untuk mendapatkan buku Fauna Gua dan Karst Maros karya peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI terbitan LIPI Press dan juga ada CD Prosiding Workshop Karst di Yogyakarta.

Twit panjang

Ini sedikit ulasan saya tentang Quiz di @kabarpetualang

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: